Metode Pengujian Beban Genset Terbaik

Sebelum menginstalasi generator perlu dilakukan tes yang mengukur kemampuan. Dalam hal ini seberapa besar arus listrik yang dihasilkan generator. Tes ini lebih dikenal dengan uji pengetesan beban yang berguna sebagai pemeliharaan.

Guna dari pengujian beban ini untuk mengukur tingkat efektivitas kinerja genset dan meminimalisir tingkat kerusakan genset. Alat yang digunakan adalah load bank untuk semua jenis genset yang berkapasitas kecil dengan jam penggunaannya telah melewati 14.000 jam.

Kebutuhan untuk Pengujian Beban

Arus daya yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi generatur dalam persentase tertentu dengan satuan kilowatt (kW). Berdasarkan informasi yang didapat oleh Asosiasi Nasional Perlindungan Kebakaran, tes uji beban bulanan ini memiliki 110 kode pedoman.

Agar lolos pengujian setiap bulan untuk genset industri skala besar maka genset harus bekerja dibawah beban yang diperlukan. Pertama beroperasi minimal 30% dari arus yang dihasilkan (kW). Kedua, gas buangan telah mencapai suhu minimum dalam pengujian bulanan.

Apabila generator tidak dapat memenuhi satu dari dua kriteria tersebut maka 110 kode pedomannya dianggap gagal. Sehingga saat dilakukan pengujian setiap tahun harus menggunakan beban buatan dari load bank Sewatama.

Saat dilakukan tes pengujian beban sebaiknya diuji dalam waktu dua jam secara terus menerus. Dengan catatan 30 menit pertama menaikkan 25% dari papan peringkat kilowatt. 30 menit kedua menaikkan ke persentase 50% dalam papan kilowatt. 60 menit selanjutnya menaikkan pada persentase 75% dalam papan kilowatt.

Tes pengujian beban ini dapat meningkatkan kinerja generator sehingga beroperasi lebih efisien. Serta mampu mengatasi susunan basah yang mana kondisi bahan bakar terperangkap dalam knalpot generator. Hal ini dapat menyebabkan operasi yang dilakukan mengakibatkan bahan bakar tidak menguap. Meskipun menguap akibatnya bagian pemakaian menjadi prematur.

Uji khusus untuk Rumah Sakit

Pedoman pengujian beban genset hanya berlaku untuk generator level 2 dan level 1. Sementara itu, rumah sakit umumnya menggunakan generator level 1. Dalam hal ini ada pengujian khusus generator rumah sakit berpedoman pada Komisi Bersama Akreditasi Kesehatan Organisasi. Generator rumah sakit wajib dilakukan pengujian beban setiap bulan dan tahun secara terus menerus.

Biantara Khalifamusta

Berbagi informasi itu indah dan menawan. Soo jangan pernah untuk tidak pernah berbagi ya :)